Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lokasi Melukat, Pesiraman Pegringsingan Mulai Ditata

DIRENOVASI – Pesiraman Pegringsingan yang selama ini dipergunakan sebagai permandian umum akan direnovasi dan ditata untuk kepentingan objek wisata spiritual. Tampak, salah seorang warga tunjukkan lokasi pesiraman dimaksud, Rabu (16/1) kemarin.

 BALI TRIBUNE - Keberadaan Pesiraman Pagringsingan yang ada di Banjar Gria kini mulai ditata. Rencananya, permandian umum ini akan dijadikan objek wisata spiritual ‘melukat’ serta beryoga (semadi). Demikian ditegaskan Kelian Banjar Adat Gria Desa Pakraman Bangli, I Nyoman Suarsa baru-baru ini. Dia mengatakan, permandian itu akan dinamai sebagai “Taman Penglukatan Pagringsingan” yang nantinya dikhususkan untuk tempat  melukat (pembersihan diri secara spiritual,red) serta yoga semadi. Lanjut Suarsa, selama ini permandian ini kerap dikunjungi warga guna keperluan pengobatan maupun untuk ritual pembersihan diri. “Menurut keyakinan warga, permandian ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit dan beberapa orang sudah membuktikannya,” terangnya sembari menyatakan dirinya merupakan salah seorangnya. “Termasuk saya sendiri, kaki saya sempat  lemas dan sulit untuk beraktivitas. Setelah nunas di pesiraman ini, kaki saya normal kembali,” akunya. Suarsa menyebutkan, mereka yang datang ke lokasi permandian itu sebagian diantaranya datang karena pawisik dan sebagiannya lagi datang karena mendapat kabar dari warga lainnya. “Sempat pula datang seseorang mengantarkan kerabatnya guna meminta diberikan keturunan,” ungkapnya. Terkait dengan ritual melukat, agar prosesi berjalan sesuai dengan harapan, hendaknya hal itu dilakukan dengan pendampingan seorang Pemangku bersaranakan Banten Pejati. Dijelaskan Suarsa, untuk keperluan penataan pesiraman itu pihaknya memperoleh bantuan dana sebesar Rp 225 juta dari Pemkab Bangli. Dana dimaksud disalurkan lewat Program Gerbang Gita Shanti. “Untuk pengerjaannya, warga melakukannya secara swadaya dengan cara gotong royong,” pungkas Suarsa. Berbeda dengan lokasi permandian di tempat lain, pesiraman ini dikelilingi sejumlah goa. Konon, goa tersebut merupakan habitat bagi ‘Yuyu Gringsing” yakni, jenis Kepiting yang dikenal memiliki racun mematikan.

wartawan
Agung Samudra
Category

LG Terapkan Tiga Langkah Strategis Perkuat Bisnis Monitor di Surabaya dan Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Memasuki tahun 2026, PT LG Electronics Indonesia (LG) mengumumkan tiga langkah strategis untuk memperkuat posisinya di pasar monitor, salah satunya di wilayah Jawa Timur dan Bali. Strategi ini mencakup perluasan lini produk inovatif, peningkatan edukasi produk, serta penguatan kemitraan dengan mitra bisnis di area tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Dibantu Melalui Transfer Antar Daerah

balitribune.co.id | Negara - Ditengah keterbatasan anggaran yang kini tengah dihadapi daerah, pembangunan infrastruktur tetap diupayakan untuk menjadi prioritas. Berbagai pola pembiayaan dilakukan untuk pembangunan infrastruktur publik di Jembrana. Salah satunya dengan bantuan melalui transfer antar daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Putra Bali Hadirkan Inovasi Mesin Pengolah Sampah Organik Tanpa Emisi

balitribune.co.id I Mangupura - Anak Agung Ngurah Panji Astika membuat gebrakan cara mengolah sampah sisa makanan dengan menghadirkan mesin somya untuk solusi sampah organik. Mesin somya dikenalkan ditengah darurat penanganan sampah di Bali, alat ini bekerja dengan kemudahan penanganan sampah tanpa emisi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Momentum Idul Adha, Gairah Pasar Sapi Bali Terganjal Kuota

balitribune.co.id I Singaraja - Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban, khususnya sapi Bali di Kabupaten Buleleng, mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini membuat para pedagang dan peternak mulai kewalahan menghadapi tingginya minat pasar yang belum sebanding dengan kuota pengiriman ke luar daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Alat Berat Beroperasi Lagi, TPA Mandung Prioritaskan Sampah Perkotaan

balitribune.co.id I Tabanan - Aktivitas di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, kembali normal pada Kamis (23/4/2026) pagi setelah pasokan bahan bakar jenis Pertadex tiba.

Pihak pengelola saat ini sedang memprioritaskan sampah yang diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan. Keputusan itu dilakukan untuk mengurai penumpukan sampah di wilayah perkotaan yang telah terjadi selama tiga hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.