Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lomba Sambrama Wacana, Kehadiran Pimpinan OPD Di Bangli Minim

Bali Tribune/ Kabag Umum Setda Bangli, I Made Mahendra Putra saat tampil dalam lomba Sambrama Wacana serangkaian peringatan Bulan Bahasa Bali. Lomba ini berlangsung di wantilan Desa Tradisional Penglipuran, Kelurahan Kubu, Bangli, Rabu (20/2) kemarin.

Bali Tribune, Bangli - Sebagai implementasi Pergub Bali Nomor 80 Tahun 2018 tentang perlindungan dan penggunaan Bahasa, Aksara dan Sastra serta penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali. Pemkab Bangli menggelar lomba Sambrama Wacana (pidato berbahasa Bali,red).  Sayangnya, sejumlah pimpinan OPD setempat absen pada lomba dimaksud. Dibuka Bupati Bangli, I Made Gianyar, lomba Sambrama Wacana serangkaian peringatan Bulan Bahasa Bali ini dipusatkan di wantilan Desa Tradisional Penglipuran, Kelurahan Kubu, Bangli, Rabu (20/2) kemarin. Panitia lomba, I Nyoman Susila, mengatakan sejumlah pimpinan OPD tidak hadir dalam lomba sambrama wacana tersebut. Lomba ini ditujukan bagi pimpinan OPD sehingga tidak bisa diwakilkan.  “Tadi pagi kami dihubungi, disampaikan jika yang bersangkutan sedang melaksanakan dinas luar,” terangnya. Beberapa pimpinan OPD yang sedang dinas luar, Inspektur Bangli, I Ketut Riang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangli, Ida Ayu Gede Yudi Sutha, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Bangli, I Wayan Sukartana.  “Untuk lomba ini diikuti 21 peserta, mulai dari para Kabag, Kepala Badan dan Kepala Dinas,” ujar Nyoman Susila. Adapun kriteria lomba adalah, penampilan, pengolahan tema, penguasaan materi, bahasa dan amanat dengan durasi lomba masing-masing peserta adalah 10 menit.  “Kami melibatkan tiga juri, yakni I Made Sukadana, I Nengah Miasa dan I Nengah Subrana. Hari ini juara akan langsung diumumkan,” imbuhnya Nyoman Susila yang juga Kabid Tradisi Sejarah dan Kepurbakalaan, Disparbud Bangli.  Untuk Juara I memperoleh uang tunai sebesar Rp. 800 ribu, Juara II Rp. 600 ribu dan Juara III mendapat hadiah Rp 500 ribu. Sementara, Bupati Bangli I Made Gianyar dalam sambutanya menyatakan, berbicara tentang keberadaan Bahasa Bali tidak bisa dipisahkan dengan perkembangan jaman saat ini.  Menurut BUpati, hal itu disebabkan, Bahasa Bali dalam perkembanganya banyak dipengaruhi oleh Budaya dan Bahasa lain.  “Oleh karena itu banyak khalayak yang mengatakan Bahasa Bali akan segera Punah/mati. Namun kehidupan masyarakat di Bali yang didasari oleh seni dan budaya dalam pelestariannya adat dan Bahasa, aksara dan sastra Bali yang akan membuat Bali tetap Ajeg,” terangnya. Dikatakan Bupati, ajegnya Bali memberikan dampak yang positif bagi dunia kepariwisataan di wilayah ini. selain itu, hal tersbeut pula yang menjadikan pariwisata Bali tetap kukuh dan bertahan sampai saat ini sebagai pariwisata budaya.  Namun demikian lanjut Bupati Made Gianyar,  apabila Bahasa Bali sebagai akar Budaya sampai punah, sudah pasti perjalanan seni, adat dan Budaya juga agama Hindu di Bali akan berangsur-angsur pudar dan pada akhirnya akan berimbas pada pariwisata Bali. Lanjutnya, sebagai langkah mempertahankan dan melestarikan budaya, Bahasa dan sastra Bali Pemerintah Kabupaten Bangli mengacu pada Peraturan Gubernur Bali Nomor 80 tahun 2018 dilaksanaka program seperti lomba pidato berbahasa bali yang diselenggarakan pada saat ini.  “Lomba ini hanya sebuah upaya untuk tetap mempertahankan budaya Bali, yang akan melahirkan rasa jengah yang sudah barang tentu dilanjutkan ditahun tahun berikutnya,” tegas Gianyar.

wartawan
Agung Samudra
Category

Pajak Rumah Kontrakan, Bukan Jenis Pajak Baru

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus memperkuat kepatuhan perpajakan sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas basis perpajakan dan mendorong kepatuhan wajib pajak, termasuk terhadap penghasilan yang berasal dari penyewaan properti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Usut Dugaan Korupsi di Dinkes Tabanan, Lima Saksi Diperiksa Kejari

Usut Dugaan Korupsi BBM-Mamin di Dinkes Tabanan, Kejari Mulai Periksa Para Saksi

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi anggaran bahan bakar minyak (BBM) dan makan minum (mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Tiga Karya Keagamaan di Munggu, Bupati Badung Tegaskan Komitmen Perkuat Adat, Budaya dan Pembangunan

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, desa adat dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan pembangunan dengan keberlangsungan adat, agama, tradisi dan budaya Bali, khususnya di Desa Munggu, Pemkab. Badung berkomitmen terus mendukung keberlangsungan kehidupan adat, agama, tradisi dan budaya di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.