Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam dan Kasdam Kunjungi Pengungsi

pengungsi
KUNJUNGAN - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP., MSc., saat mengunjungi para pengungsi yang berada di Kecamatan Selat dan Kecamatan Rendang.

BALI TRIBUNE - Didampingi sejumlah perwira, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP., MSc., mengunjungi para pengungsi dampak erupsi Gunung Agung di Kecamatan Selat dan Kecamatan Rendang, Selasa (5/12).

Pada waktu bersamaan, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono beserta rombongan juga mengunjungi para pengungsi di Pos Portal dan titik pengungsi Gunung Agung di Dusun Pande Sari, Desa Bebandem dan tempat penampungan ternak sapi di Dusun Sibetan, Dusun Kreteg, yang selanjutnya menuju Desa Rendang untuk bergabung dengan rombongan Pangdam.

Kunjungan dimaksudkan untuk mengetahui secara pasti kondisi masyarakat di daerah pengungsian dan memberikan dukungan moril, agar para pengungsi bisa bersabar, tabah, dan memiliki kekuatan serta tidak merasa telantar dalam menghadapi bencana. Peninjauan ini juga sebagai wujud kehadiran negara melalui perangkatnya di tengah-tengah rakyatnya yang sedang dilanda bencana.

Kehadiran Pangdam beserta rombongan di pos pantau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Desa Rendang, Kecamatan Rendang diterima Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur, Devy Kamil Syahbana, Muspika Rendang. Sambil mendengar paparan dan penjelasan dari Devy Kamil Syahbana, Pangdam juga berkesempatan melihat kecanggihan alat seismograf yang digunkan untuk mendeteksi perkembangan Gunung Agung.

“Kali ini, saya selaku Pangdam IX/Udayana beserta para Perwira Kodam IX/Udayana datang dan mengecek langsung kondisi di lapangan, karena sesuai Undang-Undang Nomor: 34/Tahun 2004, Tentara siap membantu Pemerintah, baik dalam keadaan damai maupun darurat. Saya hadir disini untuk melihat dan mengecek, apakah perintah Gubernur Bali selaku Kepala Pemerintah Daerah sudah dilaksanakan atau belum, dan ternyata sudah dilaksankan,” ujar Pangdam, didampingi Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf J Hotman Hutahaean, SSos, kemarin.

Pangdam juga menyinggung keberadaan para Babinsa -- Bintara Pembina Desa adalah salah satu kekuatan Kodam yang dinaungi secara berturut-turut oleh Koramil, Kodim, dan Korem -- untuk sementara akan mengenakan bet bertuliskan "Gunung Agung", dengan harapan masyarakat dapat mengerti dengan jelas tentang peran Tentara, yaitu mengamankan pada situasi darurat.

Pangdam mengimbau dan melarang warga masyarakat untuk tidak mencoba masuk ke wilayah KRB-3. “Jadi, tidak boleh masuk, termasuk ternak yang masih di KRB-3 harus segera diungsikan, supaya tidak ada lagi alasan masuk ke KRB-3 meski hanya untuk melihat ternak atau memberi makan ternak,” tegas Jenderal Komaruddin, seraya berharap tidak ada korban jiwa, baik manusia maupun ternak.

Pasukan TNI sejunlah 600 personel sudah digelar sebagai Satgas, termasuk dari Satuan bantuan tempur Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 18/ Yudha Karya Raksaka (YKR). “Jadi, apapun yang diminta rakyat pasti akan dibantu Tentara (TNI), karena rakyat adalah ibu kandungnya Tentara, sehingga keluhan rakyat menjadi prioritas Tentara maupun Polisi. Bersamaan dengan Hari Juang Kartika TNI Angkatan Darat Tahun 2017, kami siap mendarma bhaktikan diri untuk rakyat dan akan melaksanakan karya bhakti, dengan skla prioritas perbaikan jembatan yang digerus oleh aliran lahar dingin beberapa hari yang lalu,” tegas Jenderal TNI bintang dua berkumis tebal itu.

Selanjutnya, Pangdam didampingi Kasdam beserta rombongan mengunjungi lokasi penampungan sementara ternak di Banjar Manggaan, Desa Nongan, Kecamatan Rendang. Turut mendampingi rombongan Pangdam, Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Karangasem I Wayan Supandi, dan drh I Made Oka dari UPT Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kecamatan Rendang.

Pada kesempatan itu, perwira tinggi bintang dua yang pernah menjabat Dandim 1611/Badung dan Kasrem 163/Wira Satya tersebut, menyerahkan rumput gajah untuk pakan ternak. Saat ini di lokasi penampungan sementara tersebut tertampung 394 ekor ternak dari 85 orang pemilik, terdiri dari 368 ekor sapi dan puluhan ekor kambing, berasal dari 2 desa (11 dusun), yaitu Desa Besakih (Banjar Angsoka, Batang, Batu Madeg, Besakih Kawan, Kedungdung, Kiduling Kerteg, Kunyit, dan Palak), serta Desa Pempatan (Banjar Pura Gae, Kladian, dan Geliang).

Saat ini telah disiapkan 16 titik penampungan ternak, lengkap dengan stok pakan ternak dalam jumlah yang cukup, sehingga masyarakat pemilik ternak tidak perlu khawatir soal keberadaan ternak miliknya. “Sebagai antisipasi, Kodam IX/Udayana telah menyiapkan 14.000 personel. Saat ini yang tergelar di lapangan baru sekitar 600 sampai 800 personel,“ jelas Pangdam.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

18 Ekor Ular King Kobra Teror Permukiman Warga Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan – Sebanyak 18 ekor ular king kobra meneror kawasan permukiman warga di Kabupaten Tabanan dalam kurun tiga bulan terakhir. Seluruh ular berbisa mematikan tersebut berhasil dievakuasi oleh Yayasan Reptil Asih Tabanan di tengah lonjakan pergerakan satwa akibat siklus musim kawin.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrak Pohon, Sopir Alami Luka Robek di Wajah

balitribune.co.id | Tabanan – Pengemudi mobil pikap, Sudiyo (58), pingsan dan mengalami luka robek parah pada bagian wajah usai kendaraannya menabrak pohon perindang di Jalur Denpasar-Gilimanuk pada Selasa (29/9/2026). Peristiwa kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 Wita tepatnya di lingkungan Banjar Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Beringin Ratusan Tahun Tumbang, Hancurkan Pura Dukuh Banjar Pucangan

balitribune.co.id | Bangli - Cuaca ekstrim berupa angin kencang yang menerjang Bangli selama sepekan terakhir kembali memicu sejumlah bencana bencana. Kali ini, pohon beringin berusia ratusan tahun di Pura Dukuh, Banjar Dinas Pucangan, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, roboh dan menghantam bangunan pura hingga menimbulkan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Gianyar Ungkap 30 Kasus Kejahatan, Dua Kasus Libatkan WNA

balitribune.co.id | Gianyar - Polres Gianyar mengungkap 30 kasus tindak pidana sepanjang September 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 33 tersangka. Pengungkapan dilakukan Satreskrim Polres Gianyar bersama jajaran Polsek dan disampaikan dalam konferensi pers di Mapolres Gianyar, Selasa (29/9/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click

Enam Hari Pencarian Adimas Nihil, Operasi SAR Masuki Batas Akhir

balitribune.co.id | Singaraja - Enam hari sudah Tim SAR Gabungan memburu jejak Gede Adimas Raditya Wibawa (11), bocah yang terseret arus di Pantai Gerokgak, Buleleng. Namun hingga Selasa (29/9/2026), pencarian belum menemukan titik terang. Keberadaan korban masih misterius.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.