Tertarik Mencontoh Kegiatan PB3AS | Bali Tribune
Diposting : 20 April 2017 19:07
redaksi - Bali Tribune
humas
FOTO BERSAMA - Biro Perberitaan Parlemen berfoto bersama Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali (19/4)

BALI TRIBUNE - Pelaksanaan kegiatan Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) dan Simakrama Gubernur menyita perhatian Biro Pemberitaan Parlemen DPR RI yang melakukan kunjungan ke Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Rabu (19/4). Ketertarikan itu disampaikan Kabag Media Cetak dan Media Sosial Biro Pemberitaan Parlemen DPR RI Drs Mohammad Djazuli kepada Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, SH., MH.

Dia mengaku salut dengan ide Pemprov Bali memberi ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Sejatinya, ujar Djazuli, pihaknya sudah merencanakan kegiatan serupa PB3AS yang diberi nama Alun-Alun Demokrasi, namun karena sejumlah alasan, program yang sudah dirancang 2 tahun lalu itu hingga saat ini belum terealisasi.

"Karena itu, tak salah kita belajar dari Bali, karena sudah punya mimbar demokrasi seperti PB3AS dan juga Simakrama. Seperti halnya PB3AS, kami berharap Alun-Alun Demokrasi juga bisa segera terealisasi tahun ini," imbuhnya.
Selain mengutarakan ketertarikan atas pelaksanaan PB3AS dan Simakrama, Biro Pemberitaan Parlemen juga menanyakan manfaat yang dipetik dari pelaksanaan dua kegiatan tersebut. Menanggapi hal tersebut, Karo Humas dan Protokol Dewa Mahendra menerangkan secara detail tentang kegiatan PB3AS dan Simakrama.

Menurutnya, PB3AS dan Simakrama merupakan program unggulan yang digagas oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi berupa kritik, saran, masukan maupun persoalan yang tengah berkembang di masyarakat. “Awalnya kita buat Simakrama yang rutin dilaksanakan setiap bulan. Namun karena keterbatasan waktu, maka dibuatlah PB3AS yang dilaksanakan setiap minggu pagi di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat yang biasanya memanfaatkan Lapangan Renon untuk berolahraga. Bahkan, belakangan ini Pemprov Bali juga melibatkan peran aktif kalangan pelajar agar lebih berani mengemukakan pendapat di muka umum.

Secara spesifik, keberadaan podium ini juga dimaksudkan untuk menggugah keberanian masyarakat Bali untuk berbicara. Dalam pelaksanaannya, PB3AS juga diintegrasikan dengan kegiatan perpustakaan keliling, pijat gratis, dan layanan kesehatan. “Jadi, di lapangan itu kita melaksanakan kegiatan secara terintegrasi,” katanya.

Pemprov Bali memetik banyak manfaat dari kegiatan PB3AS dan Simakrama. “Kami mendapatkan berbagai masukan dari masyarakat terkait dengan program pembangunan untuk selanjutnya menjadi bahan evaluasi,” ucapnya.
Dalam sesi diskusi, Biro Perberitaan Parlemen dan Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali juga berbagi pengalaman tentang upaya menjalin kerja sama dengan media dan menyikapi isu negatif yang sering mengemuka terkait program pembangunan yang tengah dilaksanakan pemerintah. Dalam kunjungan kali ini, Dewa Mahendra juga mengajak rombongan Biro Permberitaan Parlemen DPR RI meninjau ruang display, press room dan PPID yang merupakan pendukung kegiatan bidang kehumasan Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali.

Dalam kesempatan itu Karo Humas dan Protokol Dewa Mahendra didampingi Kabag Data dan Dokumentasi IB Surja Manuaba, Kasubag Analisa Berita Ni Wayan Esti Ekarini Rahayu, Kasubag Informasi Ekonomi, Pembangunan, Kesejahteraan Rakyat, Pemerintahan, dan Umum I Nyoman Darsana, dan Kasubag TU Biro Ni Wayan Mariastuti. Kunjungan diakhiri dengan saling tukar cenderamata dan foto bersama.