BBTF, Registrasi Buyer Telah Ditutup | Bali Tribune
Bali Tribune, Kamis 09 Desember 2021
Diposting : 15 June 2016 16:21
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
ardana
I Ketut Ardana

Denpasar, Bali Tribune
Persiapan event promosi pariwisata berskala internasional Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) 2016 telah mencapai 95 persen. Ketua Panitia BBTF 2016 yang juga Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali, I Ketut Ardana mengatakan sekarang ini registrasi pembeli (buyer) telah ditutup begitu juga untuk penjual (seller).

"Persiapan venue (tempat pelaksanaan BBTF), hotel untuk pembeli dan penjemputan di bandara sudah siap 95 persen. Begitu juga pelaksaan event di lapangan sudah terkoordinir dengan baik," jelas Ardana di kantor Asita Bali, Renon, Denpasar, Selasa (14/6).

Ardana menyebutkan sebanyak 202 pembeli dari tour operator luar negeri akan berpartisipasi dalam event tersebut. Sedangkan sebanyak 152 penjual dari beberapa daerah di Indonesia juga akan mengisi booth (stan) BBTF tahun ini. Untuk booth pun sekarang ini dikatakan Ardana sudah habis terjual.

"Tour operator sebagai pembeli ini datang dari 30 negara. Sebagian besar dari India. Sedangkan untuk penjual ada dari Toraja, NTT, Jawa Barat, Sumatera Selatan, Semarang, Jogya, Wakatobi, Sunda kecil dan dari industri pariwisata Bali seperti hotel, travel egent dan atraksi wisata," sebutnya.

Menurutnya lebih banyak pembeli itu lebih bagus sehingga penjual berpeluang untuk mendapatkan pembeli. "Jadi peluang penjual untuk dapat pembeli lebih terbuka. Itupun jika penjual lebih aktif. Makanya kita adakan pertemuan antara pembeli dan penjual," ujarnya.

BBTF akan berlangsung pada 22-26 Juni 2016 bertempat di kawasan ITDC Nusa Dua. Rencananya kata Ardana BBTF akan dibuka oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya. Pihaknya berharap BBTF ini akan mampu mencapai target transaksi senilai Rp 9,63 triliun.

BBTF yang berlangsung setiap tahun ini hadir untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di Bali dan sekitarnya dikanca internasional. "Dengan adanya BBTF turis dunia akan datang ke daerah-daerah lain di Indonesia," harapnya.

Hukum & Kriminal

Terpopuler